googlef1d469d5fe68ebf6.html BangJoRu: Masalah Bosh Arm Verza, Obati Supaya Lebih Kuat

Masalah Bosh Arm Verza, Obati Supaya Lebih Kuat


masalah bosh arm verza

Halo Brosis
Setelah 2 atau kurang lebih 2 tahun lalu terakhir kali mengganti bosh arm satu set, beberapa waktu yang lalu ternyata gajala oblak / ausnya bosh arm verza kembali saya rasakaan. Awal memang mendeteksi bosh arm memang gampang-gampang susah.


Rider awam biasanya langsung memvonis bearing roda belakang , padahal setelah di cek bukan bearing roda akar masalahnya. Agar supaya mudah urutannya

  1. cek bearing dan bosh roda belakang jika aman lanjut 
  2. cek shock belakang apakah normal dan tidak bocor, pastikan setelan shock kanan kiri sama tingkat kekerasannya, jika normal lanjut
  3. cek ban belakang apakah normal tidak ada gejala benjol atau sesuatu yang mengganggu seperi bekas tambalan misalnya.
Jika ketiga sektor di atas normal, bisa dipastikan akar masalah limbung adalah bosh arm, bisa di deteksi dengan standart tengah motor goyangkan swing arm baik sisi kanan atau kiri jika ada space goyang sedikit saja itu tanda sudah oblak, tapi ingat cara ini bisa saja seperti bearing roda oblak, agar lebih mudah tentu harus lepas roda belakang dan goyangkan swingarm seperti yang saya tulis di atas.

“kebanyakan swing arm akan terasa goyang di sisi kiri, jadi yang aus atau kena adalah sebelah kiri, hal ini karena selain bekerja naik turun sesuai kontur jalan dan menghantam lubang, swing arm sisi kiri lebih berat beban dengan adanya hentakan final gear (gear dan rantai) sehingga ada efek lebih dibanding sisi kanan, ” (imho, monggo dikoreksi jika salah)
Adapun gejala saat berkendara adalah bagian belakang motor terasa ngebuang dan terasa goyang jika digunakan menikung, biasanya terasa jika riding sendiri, karena jika boncengan beban motor lebih berat yang sedikit banyak menyamarkan kondisi sebenarnya. Selain itu saat melwati garis putih tengah akan terasa goyang bagian belakang.

Bosh arm model bearing nedle, Plus Minus
Bosh arm verza sama dengan new megapro cb150, cbr 150 menggunakan model bearing nedle tidak lagi model bosh model lama seperti generasi megapro primus tiger maupun GL. Bosh arm model ini juga sama dengan vixion sejak generasi lawas.
masalah bosh arm verza

Alasan penggunaan model bosh arm dengan bearing nedle seperti ini tentu bukan tanpa sebab, setidaknya menurut orang bengkel model bearing nedle pada arm motor sekarang lebih mengejar handling dan agility yang lincah.

Tidak heran memang lompatan agility verza dengan megapro primus saja sudah terasa bedanya kok, salah satu halnya karena pengaruh pengaplikasian bearing nedle di swing arm, tentu juga beda sasis dan lingkar roda juga ikut andil besar, inilah salah satu perbedaan mendasar sport honda sebelum 2010 dengan pasca 2010 agilitynya lebih lincah brosis, dan yamaha sudah menerapkannya di vixion sejak 2007 silam.


Namun, penggunaan bearing nedle sebagai penjepit as swing arm juga harus mengorbankan durbility, karena bearing nedle yang imut itu harus bekerja naik turun dengan variasi beban plus medan jalan Indonesia yang jauh dari kata mulus, walhasil penyakit bosh arm oblak juga akrab dengan motor yang menggunakan nedle bearing ini, apalagi menginjak usia 2-3 tahun mulai terasa penyakit bosh arm oblak ini (bisa kurang dari itu).

Banyak yang mengganti dengan membubut pakai bosh arm model megapro atau tiger namun ya agility handling motor tentu akan berbeda rasanya, inilah yang dinamakan plus minus, tinggal pilih saja.

Di Verza Sama,
Begitu juga dengan verza yang memang serba salah karena memakai bearing nedle di swing arm nya, mengingat verza tegolong motor pekerja yang digunakan kerja keras tak jarang juga angkut barang apalagi dengan sistem suspensi belakang dual shock.

Handling dan agility sih oke, namun jika oleng alias bosh arm oblak pasti tidak akan nyaman dikendarai, diganti pun juga tak jarang pula hanya berumur beberapa bulan saja, kalau saya alhmdulillah plus minus 2 tahun baru terasa.

Sampai pada akhir bulan lalu terasa, dan saya ganti, iseng pingin tahu bagaimana sebenarnya momok loyonya bearing nedle arm verza ini, usut punya usut karena bearing nedle yang tergolong imut itu memang kurang kuat untuk menahan kerja swing arm.

Sampai sang empunya bengkel langganan melakukan eksperimen dengan men double nedle bearing di sisi kanan dan kiri bosh arm dari yang sebelumnya hampir center tengah, model seperti ini sama seperti yang ada di megapro primus/ tiger namun ini dengan bearing nedle.



Dengan menggunakan konfigurasi ini tentu bearing akan bekerja lebih ringan karena terdapat dua buah di sisi kanan dan kiri bosh arm pada masing-masing sisi swing arm, jadi total harus sedia 4 buah bearing nedle 2 kanan dan 2 kiri.

Cara pasang hampir sama seperti lazimnya namun sisi dalam di beri space (jarak) agak masuk beberapa mm untuk tempat seal debu dalam.

Efek

Setelah di pasang dengan konfigurasi double seperti yang saya tulis di atas, impresi pertama tentu handling “sedikit” lebih berat di bagian belakang namun “masih” lebih baik dibanding memakai bosh arm konvensional megapro / tiger.

Tercatat perbedaan paling kentara saat digunakan menikung di kemacetan, namun ini hanya perlu pembiasaan bagi saya, namun keuntungannya tentu lebih stabil di belokan/tikungan lebar berkarakter cepat tidak ada gejala limbung atau membuang, motor terasa lebih anteng dan stabil.

Apakah akan lebih awet dan tahan lama ? saya tidak berani mengatakan iya maupun tidak mengingat ini baru saya pakai plus minus 1 bulanan saja, namun empunya bengkel yang juga pernah mengaplikasikan di verza pelanggan lain setahun lalu sampai saat ini masih aman.
Logikanya, harusnya lebih kuat,
So , semuanya pada akhirnya jatuh kepada pilihan, karena kembali lagi ke hakikatnya semua itu plus minus tinggal sesuaikan dengan karakter dan keinginan, karena tidak ada yang 100% sempurna.

Semoga Bermanfaat

No comments:

Post a Comment