googlef1d469d5fe68ebf6.html BangJoRu: Oli Untuk Yamaha Nmax, Jangan Yang Encer

Oli Untuk Yamaha Nmax, Jangan Yang Encer


Halo Brosis
Kali ini bahas oli untuk Yamaha nmax, secara sengaja memang virus untuk menggunakan oli sesat di motor saya tularkan ke teman-teman terdekat, dan Alhamdulillah 80% sudah nyemplung ikut sesat 10% belum berani, dan 10% nya tobat, hehehe.

Dari berbagai macam testimoni dari teman tentu sebagian besar puas dengan oli sesat yang dipakaianya entah itu oli pcmo atau pun oli HDEO, bahkan beberapa nyeletuk “cuk, ngapain nggak dari dulu ya”, beberapa ada yang gonta-ganti sebelum menemukan kecocokan, tapi overall sebagian besar puas kok, untuk yang tobat memang tergiur dengan harga mco murah meriah yang biasa ia pakai.
Tapi ada satu motor yang lumayan buat pusing juga nih, yaitu Yamaha nmax punya teman saya yang sudah sejak setahun lalu resmi ane giring pakai oli pcmo di motornya, tentu hal tersebut bukan tanpa alasan, mengingat jarak yang ditempuh teman saya setiap harinya ini lumayan tinggi juga Sidoarjo-Surabaya setiap harinya ya kurang lebih 50-60 km tiap hari.

Sebelum sesat
Sebelum sesat tentu teman saya yang awam soal motor ini berkeluh kesah mengenai motornya yang nggak enak, cepet panas. Langsung saja saat itu ane inisiatif untuk mengganti oli mesin motornya setalah saya drain dan mengucurlah oli dalam hati sudah mempunyai felling olinya susut dan benar saja saat saya masukkan ke botol sisa oli hanya kurang lebih 350-400ml botol prima xp, alias menyusut 550 ml lebih dari kapasitas oli mesin yang 900ml.

Saat saya tengok trip oli menunjukkan 3200 km, pasa saya Tanya pakai oli apa dengan polos sang user menjawab y*m*l*b*, oh pantes.

Coba Oli Encer
Pasca drain oli y*m*l*b*, lalu saya tuang oli mobil super 1 dengan viskositas 5w-30 yang masuk katagori encer karena rentang viskositasnya pendek. Satu poin pemikiran saya saat itu “biasanya matic demen yang encer” , hal tersebut juga didukung sistem mesin motor matic yang tidak ada piranti kopling di dalamnya sehingga tidak ada kekhawatiran memakai oli encer.



Dengan spesifikasi 5w-30 API SN plus sudah ILSAC GF5 dan sudah lolos vertifikasi GM yaitu Dexos 1 tentu oli mobil super 1 bukan oli sembarangan, setidaknya dari datasheet juga mendukung yakni Vi yang tergolong tinggi yakni 170 an , lalu angka TBN yang lumayan yakni 8, flash point atau titik didihnya standart khas oli 5w-30.

Impresi pertama saat saya Tanya pemakainya, lebih enteng, konsumsi bbm sedikit lebih irit dan suara mesin kasar. Mendengar testimoni teman yang berkata suara mesin kasar pun langsung agak jiper, sampai di km 2300 an km teman saya mengeluh nggak betah suara mesin yang kasar , alhasil saya drain dan taraa sisa 550- 600ml saja.

Lihat Oli Mesin Rekomendasi Pabrikan & vampire mesin yamaha

Tidak mau salah pilih lagi, saya pun searching mengenai spesifikasi oli mesin rekomendasi pabrikan tentu berkaitan dengan viskositas yang disarankan. Ternyata nmax direkomendasikan memakai oli 10w-40 dan 20w-40 artinya naik lebih kental boleh lebih encer dan rentang viskositas pendek tentu jangan.

Dan berdasarkan ubek-ubek juga di facebook LDIC juga banyak yang menyarankan untuk tidak memakai ekor 30 di Yamaha nmax, tentu hal ini tanpa musabab karena mesin nmax sama haus olinya  dengan mesin Yamaha lain seperti 1PA dan 2PV yang terkenal boros oli.
Jika di mesin  1PA dan 2PV ada obatnya yakni ring piston 3Ci alias punya old vixion, di mesin generasi VVA seperti nmax yang kapasitasnya 155cc belum ada obatnya mengingat diameter piston yang berbeda (lebih besar) otomatis untuk mencari ring piston yang setangguh 3CI mustahil, pilihan untuk menghilangkan vampire nya  tentu hanya bore up atau menanggalkan diasil cylinder alias tanam boring. Tentu saja opsi ini coret mengingat teman saya masih nyaman dengan yang standariyah, oke saatnya pilih oli dengan visko yang tepat.

PFT 2x pakai
Pasca di drainnya oli mobil super 1, lantas saya putuskan untuk mencekokinya dengan fastron techno 10w-40 sesuai rekomendasi pabrikan yakni 10w-40 tapi tentu dengan spesfikasi yang lebih baik mengingat pft sudah API SN lainnya VI di angka 160-an plus TBN yang mencapai angka 9-10  setidaknya jauh lebih baik dibanding oli y*m*l*b*, soal harga juga nggak jauh dengan y*m*l*b* jika y*m*l*b* super matic 55 ribuan pft hanya 10 ribu lebih mahal.


Di pemakaian pertama pft testimoni teman saya sudah lebih baik akselerasi motor cepat, konsumsi bbm standart alias sama seperti pakai y*m*l*b* dan getaran lumayan tereduksi. Di pemakaian pertama ini dilakukan top up 100 ml di kilometer 2000 an pemakaian dan dilakukan drain di kilometer akhir 4600-an km sebenarnya sudah sangat memenuhi standart long drain yakni 2x lipat (2000km)

Berikutnya saya tuang lagi pft dengan top up 100ml di 2000-an km pemakaian dan baru beberapa minggu yang lalu saya drain di kilometer 4600 pemakaian oli.
pft setelah 4600 an km
Dari 2 x pemakaian oli pft tersebut saat saya drain oli yang tersisa konstan di angka 600-650 an ml,artinya susut  350-400 ml dengan masa pakai 4600 km. dari sini saja sudah diketahui tingkat ke vampire an Yamaha nmax, tapi tentu sudah jauh lebih mendingan dibanding saat memakai oli y*m*l*b* super matic yang hanya tersisa 350ml saja di 3200 km pemakaian.

Tuang Yang Lebih Kental
saat di drain pemakaian ke dua beberapa minggu lalu, teman saya agak mengeluh tentang ke kasaran mesin nmaxnya, saya bilang memang begitu adanya suara mesin nmax, kalau halus ya Honda. Si teman meminta adakah oli yang bisa mengurangi suara kasar mesin nmax, sebenarnya saya rekomendasikan pakai oli dengan viskositas 5w-40 tapi rata-rata oli dengan visko tersebut tergolong mahal paling murah pakai mco shell advance ultra matic seharga 75-80 ribuan.

Lalu daripada melebarkan viskositas oli mengapa tidak pakai oli pcmo/hdeo dengan viskositas yang lebih rapat alias lebih kental. Kebetulan stock pfd di rumah melimpah, setelah mendapat lampu hijau dari yang punya motor akhirnya saya tuang fastron diesel 15w-40 API SL tapi untuk API dieselnya sudah CI-4, spesifikasinya pun lumayan dengan TBN 11 VI nya hanya di 150-an saja tapi satu hal karakter oli diesel yang kuat adalah soal menahan suhu panas mesin, karena oli diesel di buat tahan untuk mampu meredam kompresi mesin diesel yang tinggi kalau di motor yang kompresinya hanya 10-11 tentu lebih dari sanggup untuk meredam panas.

Testimoni
Rupanya pemakaian fastron diesel di nmax lumayan mengurangi suara kasar mesin setidaknya demikian yang dirasakan teman saya, akan tetapi kompensasinya tentu akselerasi awal sedikit lebih berat dibanding saat memakai pft. Tapi, setelah 15-20 menit pemakaian pfd dengan pft tidak ada bedanya sama-sama cess pleng alias yahuuud saat digeber, begitulah testimoni dari teman saya. 


So, mungkin memang Yamaha nmax tidak disarankan untuk memakai oli dengan viskositas encer, minimal adalah 10w-40 yang sudah sangat buanyak pilihan oli dengan visko tersebut dipasaran. 15-40 juga bisa menjadi alternative untuk yang mencari untuk mereduksi suara kasar mesin. Akan tetapi, tentu jika budget mumpuni disarankan untuk memakai 5w-40.

Semoga Bermanfaat

1 comment:

  1. Iya Gan, saya juga baru coba sae 5w40 u nmax saya.
    sekarang br 2000km. ntar liat sampai brp km?
    so far puas pake oli 5w40 tarikan mantap mesin enteng konsumsi bbm ave 44km/ltr
    dipakai harian dengan jarak tempuh 70km/hari.

    ReplyDelete