googlef1d469d5fe68ebf6.html BangJoRu: Review Film Aruna Dan Lidahnya, Kenyang Dan Menarik

Review Film Aruna Dan Lidahnya, Kenyang Dan Menarik



Ada yang merindukan Dian Sastro dan Nicholas Saputra dalam satu film, that its , jika iya pun demikian sama dengan saya, tentu saja kali ini keduanya bisa di temui dalam film Aruna dan Lidahnya yang pasti jangan harap keduanya memerankan pasangan couple tapi tentu saja masih dalam hubungan yang menyenangkan yakni persahabatan.

Aruna dan Lidahnya adalah sebuah film adaptasi lepas dari novel dengan judul yang sama karya Laksmi Pamuntjak, jadi jika anda sudah baca novelnya sudah pasti tahu betapa menariknya adaptasi dalam filmnya namun dengan beberapa perbedaan , ya namanya juga adaptasi lepas.

Film ini bercerita tentang Aruna yang diperankan oleh Dian Sastro yang melakukan pekerjaan investigasi wabah flu burung di empat kota yakni Surabaya, Pamekasan, Pontianak, dan Singkawang tentu di samping itu Aruna juga melakukan perjalanan kuliner dari setiap tempat yang di kunjungi.

Di temani dengan sahabatnya Bono (Nicholas Saputra) dan Nad (Hannah al-Rashid) perjalanan nikmat mencicipi makanan yang sudah di rencanakan berubah dan campur aduk bersamaan dengan datangnya Faris (Oka Antara) mantan rekan kerja Aruna.

Seperti halnya rasa sebuah makanan ada asam, pahit, manis, dan kecut begitu pula perjalanan mereka berempat dari kota ke kota yang mereka singgah I selalu saja hal menarik yang dijumpai entah itu tentu pribadi dari masing-masing tokoh sampai hal tak terduga mengenai pekerjaan yang sedang dilakukan Aruna dan Fariz.


Kenyang
Nyatanya sepanjang film penonton akan di suguhi oleh kuliner-kuliner yang tentu saja akan membuat stock air liur terkuras. Total ada 21 makanan yang disajikan dalam film ini. Tentu saja tidak hanya sekadar makan lalu lhap, tampilan setiap makanan yang di sajikan juga nampak pas dan ekstetis hal ini wajar mengingat tentu ada seorang Puji Purnama seorang professional dalam bidang penataan hidangan (food stylist).

Maka dari itu disarankan untuk mengenyangkan perut sebelum nonton film ini, jika tidak rasa lapar akan menggebu-gebu.



Tokoh nyaris Perfect
Keempat tokoh dalam film ini diisi oleh nama-nama yang tidak asing di telinga, terutama Dian Sastro sebagai si tokoh utama dalam judul “Aruna”. Dian Sastro tetap akan menjadi Dian sastro, tapi dalam film ini Aruna diperankannya dengan baik sama halnya dengan saat dirinya menjadi kartini aksen dialognya memang khas Dian Sastro sangat seperti logat bicara yang tegas dan tinggi penuh penekanan tetap akan ditemui meskipun dalam bingkisan Aruna sekalipun.

Yang menarik tentu saat Dian membawakan gaya breaking the truth wall yang diarahkan oleh sang sutradara Edwin memberi sesuatu yang beda, tentu dengan takaran yang pas dan nggak over lebay seperti Deadpoll.

Tokoh lain seperti Hannah Al Rashid malah membuat kagum, bagaimana tidak memerankan seorang Nad dengan karakter sifat perempuan masa kini dengan segala kisah hidupnya sebagai penulis buku kuliner, malahan karakter  Hannah lebih kuat dan menambah kesan variasi yang menarik dalam film.  

Dialognya pas apalagi kemampuan akting-nya sama sekali tidak dibuat-buat menandakan adaptasi Hannah sebagai nad dalam film ini patut di cungi jempol.

Bono yang diperankan oleh Nicholas Saputra pun juga sama-sama membuat kagumnya dengan Hannah, meski secara visual berbeda dengan Bono-nya Aruna versi Novel, nyatanya dalam film perbedaan rambut pendek dan panjang bukanlah sebuah masalah, hal itu tentu berkat akting dan dialog yang kuat oleh Nico.

Sebagai chef juga Bono versi Nico ini dialognya juga ala-ala chef tentu dengan segala kemampuan dialog dan ocehannya tentang makanan, meski begitu sebagai chef cara memasaknya terlihat sedikit agak kaku.

Lain lagi dengan Oka antara sebagai Farish memang wajib memiliki karakter kaku dan sedikit angkuh, khas laki-laki maskulin zaman now, exactly sebagai laki-laki model seperti itu memang lekat dengan karakter-karakter yang diperankannya selama ini, hanya dalam scene menjelang akhir film dialognya sedikit agak kurang kuat dan kurang match dengan gesture.

Tokoh lain seperti Ayu Ashari sebagai Maya atasan Aruna malah terkesan kurang kuat sebagai perempuan menjelang tua yang memiliki affair dengan laki-laki yang lebih muda, begitu juga dengan Desta yang terkesan kurang kuat dialognya terutama saat dengan Aruna.

Joke-Joke Dewasa Pesan yang Tersirat
Jika anda penonton berumur menjelang 30 atau setidaknya 30-40 an tahun tentu akan familiar dengan joke-joke yang sering dilontarkan saat sedang nongkrong begitu juga dalam film ini, joke-joke yang disajika ringan dan mengena tidak perlu menggurui macam film komedi lain, tapi cukup dengan dialog ringan ala kongkow-kongkow nyangkruk sehari-hari pasti lebih akan membuat penonton tertawa dan terhibur.

Lupakan juga jika anda berharap aka nada adegan gombal-menggombal ala dilan 90’s atau rompis yang ada hanya adegan malu-malu khas zaman dahulu, meski di satu sisi ada sesuatu adegan yang kontras seperti hubungan Bono dan Nad, tapi ini sah secara ini bukan film remaja belasan tahun.

Terlebih dialog-dialog dan beberapa scene adegan ini sebanarnya sarat akan makna yang tersirat, sekali lagi tak perlu dialog panjang lebar cukup penataan posisi scene dan tingkah laku beberapa pemainnya sudah sarat akan makna.


Seperti tingkah tidak biasa nad, pakaian yang dipakai bono, tingkah laku Farish terhadap Aruna, dan Tentu saja Lidah Aruna yang terasa tidak beres juga demikian penuh dan sarat akan makna.

Pada akhirnya Aruna dan Lidahnya tidak hanya sekadar santap-menyantap makanan. Makanan di sini lebih sebagai media pemersatu dan penyampaian maupun sebuah interpretasi tokoh-tokohnya. Hal yang paling utama tentu adalah pesan dan nilai dari sebuah persahabatan antar tokohnya, terlepas tentu ada rasa ketertarikan di dalamnya tentu saja itu mengapa ada “Lidah” dalam judul Film& Novel Ini.

Joke-joke yang ringan namun mengena, akting para aktornya bagus, jalan cerita yang ringan dicerna, dan tentu dialog yang sarat akan makna dan pesan adalah sesuatu yang patut di apresiasi , jarang-jarang loh ada film Indonesia dengan actor dan aktris umur 30 an tahun seperti ini.

Semoga Bermanfaat

No comments:

Post a Comment