googlef1d469d5fe68ebf6.html BangJoRu: Review Hampir 6000 KM Pemakaian Amsoil Turbo Diesel Truck, Bisa Lebih Tapi A .... Kurang Ajar !

Review Hampir 6000 KM Pemakaian Amsoil Turbo Diesel Truck, Bisa Lebih Tapi A .... Kurang Ajar !




Halo Brosis
Sudah 4 bulan lebih amsoil diesel truck (ADO) melumasi bagian dalam mesin honda verza. Pada impresi pertama yang saya tulis di sini bisa dikatakan puas, sampai pada akhirnya sudah jalan hampir 6000 km (5700 an sekian). Impresi tentu berbeda seiring bertambahnya masa pakai, istilahnya impresi adalah kenalan lalu berikutnya adalah “peforma yang sesungguhnya”.

Motor tiap hari saya pakai dengan rute Sidoarjo- Surabaya, dan sesekali di setiap bulan ke luar kota. Ngomong-ngomong saat impresi verza saya gunakan ke tnbts dan loss kompresi, dan sebelum bulan ramadhan lalu saya gunakan ke tnbts dengan rute yang sama, dan hasilnya normal !, tidak ada gejala losss kompresi, jadi kemungkinan loss kompresi lalu murni karena motornya not oil.
Lantas setelah digunakan ribuan kilometer, tentu berbeda dengan impresi saat pertama kali digunakan. Tetapi yang tidak berubah pun ada, seperti suara mesin yang tetap halus atau malah konsisten sedari awal sampai akhir hayat pemakaian di motor saya, berbeda dengan oli lain yang menjelang masa purna tugasnya akan memberi impact suara kasar di mesin, tapi ADO ini beda ya istilahnya suaranya konsisten.


Kemudian akselerasi, saat awal pemakaian dari segi akselerasi motor terasa kurang ajar, lalu kemudian menjelang 1000 km pemakaian terasa biasa, akan tetapi lepas di atas 1500 km atau menjelang 2000 km akselerasi kembali normal seperti sedia kala sampai akhir pemakaiannya. Kemudian deselerasi atau engine break yang dihasilkan pun cenderung konsisten dan saya suka saat tutup gas pakai amsoil diesel ini karena tidak ngeluyur (minim) macam pft tapi ngepas.


\Yang Berubah,
Shifting gigi perneleng adalah yang saya rasakan perbedaannya, dimana saat memasuki 4000 an km shifting tida se halus seperti biasanya. Pembedanya terjadi saat mesin panas atau penggunaan motor di atas 30 menit, shifting gigi persneleng terasa lebih kasar tapi nggak sampai kasar banget seperti oli mco yang menjelang sakarotul maut (eol) tapi dibandingkan dengan saat pertama kali tuang dan di sebelum 4000 km an pemakaian tingkat kehalusannya berkurang drastis.
Kemudian suhu mesin yang di awal sampai mendekati 5000 ribuan km terasa nggak se adem biasanya, dan ini menurut saya normal karena interval pemakaian yang lama sekali lagi ini nggak ada parameter yang tepat karena hanya soal feeling dan pembeda atau komparasi dengan saat pertama sampai sebelum terasa perubahan.

Masih bisa lebih sih, tapi

Sampai di pertengahan bulan ramadhan lalu motor masih saya gunakan, karena meski ada penurunan di shifting dan suhu mesin tapi saat test dipstick dan warna oli masih belum menunjukkan warna dan ketinggian yang mengkhawatirkan. Ketinggian di dipstick masih di bawah garis tengah.

Tapi saat itu saya mengganti aki verza yang koit, dan verza terasa susah langsam dan agak mrebet dan kemungkinan injector kotor. Pikir saya saat itu saya bawah ke ahass untuk bersihkan injector dan reset injeksi TANPA ganti oli dan saat kunci saya serahkan ke kepala mekanik beserta list keluhan saya pun sudah mewanti-wanti “gak perlu ganti oli”, dan mekanik pun mengiyakan.

Selang beberapa menit motor sudah selesai dan saya pun menuju meja kasir, dan alangkah kagetnya saat ada list tagihan ganti oli “What !?”, saat saya tanyakan pun jawaban kasir tidak tahu, sampai mekanik yang menangani motor saya di panggil dan memberi penjelasan jika “oli sudah hitam waktunya ganti”, what the fuck logika macam apa ganti oli berdasarkan warna oli yang sudah hitam, kalau patokannya warna oli pun coba pakai jalan 2-3 km dengan oli baru dan cek PASTI warnanya gak hitam! (oli dengan pewarna gak termasuk). Akan tetapi saat itu puasa dan saya malas berdebat, mekanik senior yang mencatat keluhan saya pun lagi keluar, alhasil nyengir pahit saja.
Sampai Rumah Kuras !

Pulang dari bengkel di sepanjang perjalanan pun riding sambil mengeluh, “kok motornya jadi gini” , mbrebet sih nggak Cuma ini yang namanya ahm oil dengan amsoil itu bedanya terasa sekali !. sampai rumah pun langsung standart tengah tinggal sebentar hampir 1 jam dan bawa kunci T8 untuk membongkar calter kopling langsung oli ahm soil yang baru jalan 4 km (jarak bengkel ke rumah) itu pun mengucur keluar dan warnanya hitam CUK !.    

Semoga Bemanfaat

3 comments:

  1. ane pake msc curah pas start bkin emosi suka mati di gang klo blm panas, tp bgtu dah panas enak ngacir diatas 50 kpj walau dgn mudah disalip matic dan bebek sih tp dibanding oli biasa jelas terasa lbh enak diajak ngacir...

    ReplyDelete
    Replies
    1. msx series enak dan cocok buat touring, kalau harian dalam kota ane gak betah, hehehe

      Delete
  2. What's more, it will reduce the harm that I will probably put on my new truck. tow reno

    ReplyDelete