googlef1d469d5fe68ebf6.html BangJoRu: Oli Fastron Techno, Sumpah Gak Enak !

Oli Fastron Techno, Sumpah Gak Enak !

review oli fastron techno

Halo Brosis

Oli Fastron techno merupakan oli keluaran Pertamina yang merupakan perusahaan minyak asal Indonesia, di kalangan pecinta oli fastron oli ini banyak yang memberi testi/review jika oli ini enak di pakai di motor. Entah parameter apa yang di gunakan oli ini di bilang enak, tapi saya sendiri juga sudah menggunakan oli fastron ini kurang lebih 3 kali pemakaian dan hasilnya gak enak !.

Eiits buat die hard oli fastron jangan emosi dulu, atau bully saya macem-macem, mari berpikir jernih dan saya juga akan berbagi testi sesudah 3 kali pemakaian juga pastinya testi dari teman saya yang saya bujuk rayu supaya meninggalkan mco dan beralih ke pcmo dengan lambang lamborghini di kemasannya ini.


Yup meski viskositas gak encer-encer amat yaitu ada di angka 10w-40 (pft green)  bahkan hampir sama dengan rata-rata viskositas oli merk suzuki, yamaha, dan kawasaki. Akan tetapi tingkatan API (American Petrolium Institute) oli fastron sudah API SN dimana merupakan tingkat paling tinggi untuk sertifikasi Api saat ini, dan diperuntukkan untuk mesin-mesin modern. Bagi pecinta oli PCMO untuk motor seri fastron 10w-40 salah satu yang paling favorit karena aman di gunakan di motor kopling kering (matic) maupun basah, belum lagi ketersediaannya di toko paling mudah di temui di banding seri fastron lainnya.


Meski harganya kini mencapai 75 ribuan setelah mengalami kenaikan harga toh oli ini masih saja banyak di cinta karena sudah terlanjur cocok, meski begitu tidak sedikit pula yang selingkuh alias beralih ke oli lain (biasanya sih yang lebih murah), hehehe. So apakah layak oli seharga 75-80 ribuan ini di bilang enak ?


So, sebelum sampai ke kesimpulan alangkah baiknya saya tulis dahulu impresi maupun review pemakaiannya, buat saya yang sudah mencoba 3 kali oli ini rasanya sudah bisa memberi gambaran dan tentu bisa menjabarkannya dalam tulisan ini. Di samping itu sebagai bahan pelengkap saya juga lampirkan testi dari teman saya yang juga pengguna fastron techno jadi parameter tulisan ini “oli fastron di motor verza, ncb150r, dan supra x 125 old injeksi”

Akselerasi ringan dan ngisi , yap satu hal yang saya rasakan secara signifikan adalah akeselerasi yang lebih ringan atau bisa di bilang cepat. Hal itu kompak terjadi di 3 motor seperti yang saya sebutkan di atas. Verza dan ncb yang di buku manual dianjurkan pakai oli 10w-30 saat dicekoki pft dengan viskositas 10-40 akselerasi terasa lebih mantap, khususnya setelah pemakaian di atas 1000 km, begitu juga dengan supra yang sebelumnya juga rutin pakai oli ax7 ketika selesai masa flushing dengan msx 2 kali lalu saat memakai pft di mesinnya akselerasi motor terasa lebih berisi tapi cepat.

review oli fastron techno
langsung enak ? hmmm
Langsung enak, entah ini efek dari nano guard yang bisa melumasi sampai ke celah terkecil, nyatanya tidak butuh waktu lama untuk memanasi motor sebelum digunakan dengan fastron techno paling Cuma 20-30 detik dipanasi lalu  saat di gunakan motor bisa langsung terasa enak, hal yang amat sangat jarang saya bisa temui di oli ahaem yang 2 tahun saya pakai.


Suhu mesin stabil, memang tidak ada indikator suhu mesin di verza maupun supra, akan tetapi peforma yang konstan saat digunakan menandakan oli bekerja dengan baik melumasi dan mendinginkan suhu mesin atau menjaga tempratur kerja ideal mesin. Digunakan touring luar kota bermacet-macet di siang hari yang terik akhir-akhir ini nyatanya motor tetap enak digunakan, lagi-lagi ini sesuatu yang tidak di dapati baik saya sebagai user verza yang sebelumnya pengguna mco.


Nggak wangi seperti Enduro, tidak seperti oli lain yang memiliki aroma wangi, fastron techno memiliki aroma oli alias tanpa pewangi atau wangi-wangian, mungkin bagi teman saya yang suka wangi2 an di oli ini terasa nggak enak di hidung. tapi bagi saya hora masalah karena oli bukan parfum dan kerja utamanya bukan mewangikan mesin tapi menjaga peforma mesin, pliss dont judge and bully my friend , hehehe

Ganti Kampas Kopling GL Series

Sedikit Tips Riding Di Lautan Pasir Bromo
 
Engine break kecil, sebenarnya  hal ini saya anggap dua sisi pisau yang sama tajam, terasa kerepotan saat pertama kali merasakannya, tapi begitu sudah terbiasa malah mengasyikan, mosoook ? yups!. Baik di verza,supra, dan ncb yang sebelumnya memakai mco ketika pertama kali menggunakan pcmo pft akan terasa misuh2 saat menutup gas, lah gimana nggak misuh2 gas di tutup lalu ngurangi gigi eh motor masih ngluyur alias nyelonong rasanya engine breaknya minim sekalee. Tapi setelah 1-2 minggu akan terasa terbiasa dan dengan sedikit main kopling malah bisa buat motor terasa sigap baik itu saat digunakan menyalip atau selap-selip di kemacetan.


Kampas rem cepat habis, yap ini efek dan biang keladi dari poin di atas engine break yang kecil otomatis jika tak biasa bisa-bisa kampas rem bisa cepat habis, hal itu saya amini tapi tidak terlalu menurut saya, contoh saya yang biasanya ganti kampas rem (depan) tiap 8,5-11 ribu km saat menggunakan mco, setelah pakai pft hanya bisa mencapai 7-8,5 ribu km, jadi gak sampai 50% lebih cepat tapi ya memang lebih cepat ganti selisih kurang lebih 20-25%, kalau yang 50% lebih pendek usia kampas rem (pemakaian), saya rasa dan kira itu tangan kanannya “sangat nakal” hehehe.

rem honda verza
kampas rem cepet habis ?
Long drain, jika berpatokan pada prinsip long drain yang 2x lebih lama, itu kurang lebih sudah saya dapatkan sebenarnya, karena 3 kali memakai pcmo di motor saya rata-rata saya ganti di atas 3000 ribu km, dimana rekor ada di angka 3800 km sebelum kena fd karena menenggak pertamax turbo. Saya rasa dengan oli pft angka 4 ribu km bukan angka yang sulit sebenarnya asal “motor sehat, bbm sesuai, tangan kanan nggak nakal, dan gak vampire”, so di motor ncb teman saya pertama kali pemakaian 1 bulan lebih pemakaian (700-800 km) masih enak, dan di supra juga pemakaian pertama hampir 4 bulanan masih enak.


So jadi kesimpulannya apakah oli fastron techno enak dipakai di motor ? saya tetap menjawabnya gak enak !, tapi ada dua kata yang lebih tepat untuk merepresentasikan impresi/review/testimoni di atas yaitu “enak banget” , hehehe.

Semoga Bermanfaat



55 comments:

  1. Saya juga pakai om, di R15 ane. . . Rasane jozz. Tapi kekurangan nya pada r15 yang masih sodaraan ama vixion yg terkenal vampir oli musti sering cek volume oli. . .. salam om http://www.pendekaraspal.com/

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya om sayang vampir, coba nggak tambah jos gandos tuh di r15/nvl tanpa perlu pusing mikirin volume oli

      Delete
    2. Suhu nya kepanasan kagak om?
      Gua pasang di cibi 150 old. Kipas radiator nya keliling mulu jewh

      Delete
  2. Kalo coba di matic pasti rasane juooos gandoss!

    ReplyDelete
  3. Thank you for this fascinating post, I am happy I observed this website on Google. Not just content, in fact, the whole site is fantastic. Technobix

    ReplyDelete
  4. Tak pakek juga di verza ku setelah disiksa pake oli diesel (fastron diesel) yang ternyata ga cocok kalau di motorku

    Ajib tenan, hampir setahun ga ganti (JANGAN DITIRU) performa ngga turun sama sekali sampe org bengkel bingung pas drain oli kok volume ga ngurang banyak dan masih bagus.

    Sayang nggak aku catat kilometernya hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. setengah tahun itu sudah waw banget gan, hehehe apalagi oli yang dipakai harganya gak jauh dengan oli motor pada umumnya

      Delete
  5. Untuk matic vario 150 ..cocok gak mas. Oli fastron yg mana dipakai.?

    ReplyDelete
    Replies
    1. cocok , pakai yang 10w-30 atau fastron gold yang 5w-30

      Delete
  6. Kalau Suzuki Nex 2 cocok pakai Fastron yg mana bang? Rekomendasi pabrikan yg 10w40

    ReplyDelete
    Replies
    1. budget friendly 60-70 ribu : fastron techno 10w-40
      lebih dikit 70-80 ribu : fastron techno 10w-30
      agak mahal 85-100 ribuan : fastron gold 5w-30

      sesuaikan budget saja, nex kalau mesin sehat pakai oli 5w-30 masih bisa,

      Delete
  7. Buat nmax ku gimana mas aman ngak baru mau coba ni yg 10w 40

    ReplyDelete
  8. Buat CBR250R cocok pakai apa ya bos kira2? Yg hijau yg gold atau silver?

    ReplyDelete
    Replies
    1. pft ijo ok ,
      fastron gold 5w40 lebih oke lagi,
      kalau fastron platinum yang 10w-60,
      tapi fastron gold 5w40 saja sudah oke buanget menurut saya,
      ingat yang 5w40 jangan yang 5w-30, hehehe

      Delete
  9. Rencana saya mau pake Fastron biru 10w30 di CBR . Aman ga om buat narik" gas ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. fastron biru 1030 ada ilsac gf5 yang haram buat kopling basah

      prefer pakai fastron hijau 10-40 saja, atau sekalian pakai fastron gold yang 5w-40 (jangan yang 5w30 ada ilsac gf5 nya juga)



      Delete
  10. kalo buat yamaha new vixion enakan pke tipe apa ya mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. kota2 fastron techno 10w40, demen touring fastron diesel

      Delete
  11. Kalo buat motor yamaha byson 2013 cocoknya pake fastron yg mana ya gan? Sering jarak jauh dan kena macet macetan.

    ReplyDelete
  12. Harga fastron techno 10w30 sm fastron gold 5w30 kok mahalan yg techno ya mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. techno biru 10-30 normalnya 70-80 ribuan,
      kalau fastron gold 5w-30 yang 80-90 ribuan biasanya produksi lama (2016/2017) gak masalah asal masih segel, kalau yang produksi baru 2018/2019 di atas 100rb
      kalau selisihnya tipis mending fastron gold saja gak masalah produksi lama asal masih segel

      Delete
  13. Om klo buat honda cs1 yg cocok fastron yg mana

    ReplyDelete
    Replies
    1. kota-kota dan touring pendek2 fastron techno 10w-40
      demen touring jauh fastron diesel
      budget di atas 100 fastron gold 5w-40

      Delete
  14. Untuk ojol motor supra x 125 yang cocok fastron yang mananya bang...soalnya perhari minim 100 km pasti..

    ReplyDelete
    Replies
    1. supra x 125 2007-2014 (betmen) -> fastron diesel
      supra x 125 new 2014 injeksi - > fastron techno 10w-40
      supra x 125 helm in -> fastron techno 10w-40

      Delete
  15. Buat motor supra gtr 150 gimana bang pake oli apa

    ReplyDelete
    Replies
    1. prima xp 10w40 -> fastron techno 10w40 -> fastron gold 5w40

      sesuaikan budget saja, dimulai yang paling murah -> paling mahal

      Delete
  16. Motor mio j sebelum nya Saya pk oli yg djual planet ban mesin tambah kasar banget bunyi klotok2 trus liat review orang2 yg pk oli fastron hijau jd pengen ganti setelah pk 2 minggu lngs saya ganti fastron suara mesin jd halus lg.....mantap oli fastron

    ReplyDelete
  17. Selmat pagi menjlang siang @bangjoru
    Mesin bensin dijejali oli mesin disel, setau sy lebih kental
    TPi kenpa mnjadi refrensi ?
    Mohon ilmu'a @bangjoru

    ReplyDelete
  18. Selmat pagi menjlang siang @bangjoru
    Mesin bensin dijejali oli mesin disel, setau sy lebih kental
    TPi kenpa mnjadi refrensi ?
    Mohon ilmu'a @bangjoru

    ReplyDelete
    Replies
    1. bergantung viskositas gan,
      anggapan orang (stigma) kalau oli mesin diesel itu lebih kental karena oli diesel jaman dahulu memang viskositasnya kental seperti single grade sae 40 (meditran S, shell rimula r3), lalu yang umum di tahun 2000-an seperti 15w-40 (meditran sc,sx, r4x)
      tapi melihat perkembangan mesin diesel yang modern sekarang dan tentu sama halnya dengan mesin bensin yang membutuhkan efisiensi dalam pembakaran, jadi di mesin diesel modern sudah membutuhkan oli yang sedikit lebih encer dari sebelumnya seperti 10w-40 (shell r5e, aisin) atau 5w-40 (md1, amsoil diesel), bahkan kini juga sudah banyak oli diesel dengan visko 5w-30 atau 0w-30,
      sebenarnya anggapan ini tidak hanya di oli mesin diesel saja, oli mobil bensin (pcmo) pun juga punya stigma lebih kental mengingat sebelum tahun 2000 an oli mesin mobil bensin masih berkutat di visko 20w-50/15w-40/20w-40 baru kemudian seiring perkembangan teknologi mesin mobil yang menuntut untuk efisiensi bahan bakar secara otomatis dibutuhkan viskositas oli yang lebih encer maka pabrikan oli pun juga beralih produksi ke visko yang lebih encer seperti 10w-40, lalu ke 5w-40 , 10w-30, move ke 5w-30 lalu 5w-20 lalu 0w-20, dan beberapa brand oli premium ada yang sampai ke viskositas 0w-16.

      itu baru soal history tentang stigma oli diesel lebih kental dibanding bensin

      Delete
    2. Lantas oli diesel (hdeo) bisakah digunakan ke mesin bensin, tentu saja bisa mengingat juga pabrikan oli juga aprove mengenai standart ini, bisa di lihat di kemasan oli dengan standart mesin disel dengan huruf "C" seperti API Cf-CG- dan yang umum sekarang Ci-4 (CJ-4 dan CK-4 untuk yang tertinggi) biasanya ada tanda garis miring Ci-4/SL artinya oli tersebut tingakatan API mesin dieselnya API CI-4 dan jika hendak di gunakan di mesin bensin setara oli mesin bensin dengan API SL, itu oli diesel mainstream , ada juga oli diesel premium dengan harga mahal yang setara dengan tingkatan oli mesin bensin yaitu SN seperti di amsoil disesel turbo truck sudah API CK-4/API SN.
      Begitu juga dengan oli mesin bensin di pakai di mesin diesel apakah bisa, tentu bisa, pabrikan oli juga memberi tanda seperti API SN/CF artinya oli tersebut jika digunakan di mesin disel setara dengan API grade "CF" yang termasuk tingakatan API mesin disel yang rendah, dengan kata lain oli mesin bensin tersebut bisa digunakan tapi tidak akan optimal bekerja bisa juga lebih cepat rusak atau lainnya.
      Dan perlu diingat lagi meski oli mesin bensin juga multifuel (dapat digunakan di mesin bensin atau diesel muapun sebaliknya) tapi tidak semua oli mesin bensin multifuel, contoh seperti shell eco yang hanya bisa digunakan di mesin bensin karena dari shell tidak mencantumkan grade API mesin diesel.

      Ini baru dari spek seperti yang tertera di kemasan oli atau data dari website pabrikan beberapa oli,

      Delete
    3. Lantas, Mengapa oli disel jadi referensi dan bagi beberapa user malah saat ini banyak yang memakai oli diesel di mesin bensinnya, hal itu karena viskositas oli diesel modern saat ini sudah bisa setara dengan oli mesin bensin, namun dengan “bonus” yaitu : masa pakai yang lebih awet, peforma yang konsisten dan tahan banting/gebere, sampai jeroan mesin yang lebih bersih. Hal tersebut lumrah mengingat oli disel memang memiliki durability yang tinggi karena kerja mesin diesel sendiri yang lebih berat, bisa dibayangkan kompresi mesin diesel saja bisa sampai 17:1 bahkan lebih, belum lagi kadar sulfur bahan bakar solar yang jauh lebih tinggi dibanding bbm bensin tentu membutuhkan oli dengan daya tahan dan daya bersih yang luar biasa.
      Belum lagi oli-oli diesel seperti amsoil turbo diesel truck atau amsoil signature diesel sudah memenuhi standart tertinggi oli diesel yaitu CK-4 sekaligus mesin bensin API SN,
      Jadi referensi penggunaan oli mesin diesel ke mesin bensin gak ada yang salah, hanya memang perlu memperhatikan “benarnya” mengikuti viskositas (kekentalan) olinya saja, seperti contoh oli rekomendasi pabrikan mobil bensin merk “N” dari pabrikan adalah oli dengan viskositas 10w-3o API SN ya pakai saja oli diesel dengan viskositas sama 10w-30 yang sudah memenuhi standart API SN, tentu dengan catatan “oli diesel dengan grade API tertinggi oli mesin bensin SN” harganya rata-rata di atas 100 ribu karena bahannya sudah fully synthetic.
      Ini baru dari spek API dan visko , tapi sebenarnya masih banyak hal yang bisa digali
      Ah kepanjangan jadinya, mohon maaf kalau ada yang salah bisa di koreksi, saya juga bukan yang ahlinya ahli soal ini, hanya mensarikan beberapa dari pengalaman dan referensi yang saya baca,

      Delete
    4. Pasti om jari'a udah banyak kapal'a y ..
      😂
      Ngetik segitu banyak'a...
      Rupa'a om ini banyak x padad y ilmu'a
      Salut buat @Bangjoru
      Trimakasih atas penjelasan'a om
      🙇🙇🙇

      Delete
    5. This comment has been removed by the author.

      Delete
  19. Kalau buuat scopi new pakai fastron ap

    ReplyDelete
    Replies
    1. fastron biru 10w30 atau kalau budget lebih bisa ke fastron gold 5w30

      Delete
  20. Om... Kalau buat Byson THN 2011 bagusnya yg mana ya? Apa yg 10-40w?

    ReplyDelete
    Replies
    1. demen touring atau ojol fastron diesel, kota2 fastron techno 10w40

      Delete
  21. Om, untuk yamaha xabre cocoknya oli yg mana? Pemakaian wajar sehari2 pp ga trlalu jauh buat ngantor, paling turing sebulan sekali

    ReplyDelete
    Replies
    1. fastron techno 10w 40 atau fastron diesel 15w 40,

      Delete
  22. Untuk Vario 125 pengeluaran tahun 2017 pakai fastron ijo 10w40 gimana bang??

    ReplyDelete
    Replies
    1. matic honda pakai yang 10w30 (fastron techno biru) gan, atau kalau budget lebih bisa pakai yang fastron gold 5w30

      Delete
  23. Om, nanya dong. Untuk matic yamaha, mio m3 125.
    Kira2 enaknya pakai oli yg mana ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. untuk yamaha pakai ekor 40 gan, prima xp 10w40-fastron techno 10w40 atau fastron gold 5w40,

      Delete
  24. Bang nanya dong, motor saya mx king 150, sekarang pakai fastron techno 10w40 sudah jalan 3500an km. Pemakaian perhari 50-60 km. Mudik sebulan sekali karawang-ciamis, rencana mau upgrade ke fastron gold 5w40, kira kira recomended gak? Atau tetap pake fastron techno?

    ReplyDelete
    Replies
    1. di motor honda verza n cbr 150 sih ajib, gak tau kalau di diasil yamaha, tapi secara spek di atas kertas pfg 540 lebih bagus dibanding pft, dengan catatan motor nggak vampire sih rekomended2 saja pakai pfg,

      Delete
  25. saran Buat GSX om,
    dulu pernah pake meditran SX pas umur muda 2-4 bulan, setelah itu balik ke mco pemakaian sekarang 2 tahun 6 bulan (liquid molly)

    rencana mau tersesat lagi, ada saran kah ? atau harus flush dri awal lagi ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. pakai pft 1040 atau prima xp 1040, langsung pakai saja hanya pertama dipersingkat, baru pemakaian kedua bisa langsung hajar sampai gak enak

      Delete
  26. Om kalau X ride 125 yg mana mantul oli nya....

    ReplyDelete
  27. Om motor nmax dh 3 taun, km 14.000, kondisi kerja berat macet parah sehari2 jabodetabek, pake fastron ungu 15w-50/ fastron hijau 10w-40, pgnnya pke yg ungu biar kentel?

    ReplyDelete
    Replies
    1. share punya teman ya, nanti agan sendiri yang tentuin
      rute sidoarjo-surabaya nmax 2016 odo mulai sesat 20 ribuan, betot gas suka2
      fastron hijau 3x pakai drain di 4000-4500 an km sisa 450-500ml
      fastron diesel 3x pakai drain tiap 4000-4500 an km sisa 500-550ml
      fastron ungu 1x pakai drain di 4000 an km sisa 600-650ml

      fastron hijau lebih enak buat betot2 an buka gas agresif, fastron ungu cenderung lebih butuh waktu untuk "click" wajar lebih kental, dan fastron diesel ada di antara keduanya. sesuaikan riding style saja,



      Delete