googlef1d469d5fe68ebf6.html BangJoRu: Motor Baru Yang Berpotensi Kurang Laku

Motor Baru Yang Berpotensi Kurang Laku

Halo Brosis
Di tengah maraknya motor-motor baru, ternyata dari kacamata bjr ada beberapa motor yang berpotensi “kurang laku” atau “berpotensi” gagal di pasaran. So memang ini hanya prediksi dan opini tapi kenyataan di jalan memang begitu adanya.
Menjual motor memang bukan sekedar jualan merk, atau jualan peforma, pabrikan Jepang yang sudah puluhan tahun jualan di Indonesia pun bisa saja salah langkah atau strategi yang sudah pastinya berimbas pada angka penjualan motor tersebut.
Mulai dari yang salah desain (desain jelek), salah konsep maupun salah membanderol harga bisa saja hal tersebut yang membuatnya gagal di pasaran. Menurut bjr ada setidakya 4 motor terbilang baru yang “berpotensi kurang laku” , motor apa saja, ini dia, tapi yang perlu diingat “just my opinion”.

Honda Supra GTR
Digadang-gadang mampu bersaing dengan mx king, eh setelah keluar desainnya, sudah pasti hampir sebagian besar biker kecewa. Motor yang di luar negeri dinamai winner ini memang benar2 winner kalau soal tenaga bahkan mampu memukul mx king dengan telak.
Akan tetapi melihat desainnya honda tampaknya blunder, gimana nggak blunder lampu belakang sonic, depan agak mendingan, belum lagi konsol speedometer yang mirip “absolute revo”  tak heran motor ini jarang sekali bjr temui di jalan. Meski mesin menang telak tampaknya honda mencoba menghadapi mx king dengan cara deferensiasi dengan mencap supra gtr sebagai “bebek touring”, oke no problem, but cup is cup not sport,
“Because cub use comfortable in city it's not touring and blusukan.”
Okelah anda mau blusukan dengan bebek, oke bisa tapi lebih prefer ke sport karena lebih ringan dan travel shock depan panjang, belum lagi tangki yang hanya 4,5 liter + tidak ada consol penyimpanan sama sekali. Berbeda dengan mx king yang meski secara spek mesin kalah tapi yamaha mampu membungkusnya sebagai bebek sporty kekar yang nyaman di perkotaan. Tak heran meski laris di awal penjualan  supra gtr berpotensi besar untuk “kurang laku”, just my opinion but fact real.

beat xstang
Honda Beat Street
Harapan utama saat mendengar beat street tentu akan mengusung body yang sedikit ngganteng dan berani dibanding desain beat yang unyu dan sporty. Tapi kenyataannya, entah bjr pun bingung ini motor posisinya mau di taruh dimana sama ahm.
Lihat saja, body beat injeksi, stang di trondolin, kaki-kaki sama persis, hanya yang terlihat menarik yaitu konsol speedometer yang “digital”, selebihnya jujur ahm sepertinya “bingung” dengan konsep beat street. Jauh lebih jelas x-ride menurut saya yang beda banget sama mio.
Tak heran ini motor di jalan jadi gen “beat” yang jarang sekali terlihat, ya alangkah baiknya ahm menyuntik mati dan menggantinya dengan zoomer yang lebih sedap di pandang mata, dari pada bully an "beat x stang" belum seberapa panas, hehehe
Suzuki Gsx S
Salah sau sisi minus terbesar motor ini ada pada “headlamp” yang sama dengan gsxr, lagi2 memang suzuki kelihatan ingin ngirit dengan common parts, sehingga nggak perlu capek2 desain dan keluar biaya lebih buat headlamp naked bikenya ini.
Sebenarnya garis bodynya gsxs okelah sama dengan gsxr, tapi bukan berarti itulampu juga ikut-ikutan sama, this is naked bung not fairing bike, sudah seharusnya headlamp keduanya berbeda. Harusnya suzuki sedikit bisa meniru ahm dengan ncb dan ncbr nya meski keduanya identik, tapi tetap keduanya berbeda.
So sebenarnya pricingnya menarik, garis desain okelah untuk ukuran naked bike, tapi itu headlamp tolong di ganti Suzuki.

Yamaha Xabre
Motor yang sebenarnya gagah bin kekar menurut bjr, larinya pun sampai saat ini kalau ketemu di jalan bjr hora iso nempel. Tapi selang beberapa waktu tampaknya ini motor “tidak cukup laris” atau bisa dikata “tidak selaris yang dibayangkan”.
Oke engine gak masalah sohc tapi sudah 6 speed, usd, aluminium swing arm, tapi dengan harga 30 jutaan itu sudah masuk wilayah fairing bike 150 cc bung, jelas sekalih masih lebih reliable vixion yang 5-6 juta lebih murah. Oke deh gak masalah toh ini motor “hobby” yang jok boncengernya “kecils” plus headlamp yang “11-12 dengan gsxs” yang ora cocok / ora “ngganteng” di gunakan di naked bike.
Semoga Bermanfaat


2 comments:

  1. IMO, sepertinya begitu pula dengan nasib new scoopy, velgnya kecil bingits.

    Kalah pamor sama beat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau scoopy miris harganya (tambah mahal), hehehe

      Delete