googlef1d469d5fe68ebf6.html BangJoRu: Review Disc Pad Merk Vital & Di Honda Verza, Harga Dan Peforma Cekak

Review Disc Pad Merk Vital & Di Honda Verza, Harga Dan Peforma Cekak



11 ribuan, non asbestos, hehehe


Halo Brosis
Sudah bukan hal yang baru, jika bjr ogah menggunakan sparepart orisinil untuk piranti pengereman depan (disc pad). Selain harganya mahal, habisnya pun juga cepat. Tercatat hanya 2 kali bjr memakai disc pad hgp di honda verza.
Setelah itu bjr beralih ke merk aftermarket yang lebih murah yaitu federal parts, bukan hanya sekali dua kali, sudah 3 kali pakai bjr memakai disc pad di honda verza. Sebenarnya tidak hanya verza , supra dan beat di rumah juga menggunakan kampas rem merk yang sama.

sepintas fisik rapi, dan cukup menjanjikan
 Iseng beli yang murah
Beberapa waktu yang lalu bjr beli oli shock motor dan lampu sebagai cadangan untuk verza jika lampu putus. Kebetulan beli secara online tak di sangka kalau hanya beli 2 sparepart kok nanggung secara ongkos kirim dihitung 1 kilo. Akhirnya bjr putuskan membeli kampas rem (disc pad) depan honda verza merk vital.
Harganya super murah hanya 11 ribuan, selisih 8-9 ribu dibanding federal, apalagi hgp selisih hampir 5 kali lipatnya, hehehe. Secara kebetulan selang seminggu disc pad depan rasanya juga mau habis, langsung saja bjr ganti dengan disc pad vital yang baru bjr beli.
Namanya sedikit asing, di dunia roda dua, tapi cukup familiar di kendaraan roda empat. Di kemasannya disc pad vital sudah tertulis non asbestos, wow hebat, kenapa ? untuk harga 11 ribuan sudah memakai bahan non asbestos, padahal federal saja yang lebih mahal masih asbestos, entah hanya gimick atau memang benar.


Review pemakaian
Selama kurang lebih seminggu sudah, dan saat awal pemakaian rem terasa kurang pakem, awalnya bjr memang berpikiran “masih adaptasi”, tapi setelah seminggu pemakaian, memang benar disc pad vital kerasa kurang enak , tidak sepakem discpad sebelumnya (federal).
Kurang pakem bukan berarti tidak bisa mengerem sebagaimana mestinya, tapi peformanya yang bjr rasakan demikian kurang pakem. Saat kecepatan 60-80 km/jam kemudian mengerem terasa motor tetap “nglunyur”, sehingga reflek injak rem belakang agak dalam.
Berbeda saat di kecepatan 30-40 terasa tidak ada masalah, fix jadi ini discpad tidak sebaik federal parts yang bjr rasakan. sempat berpikir discpad ini belum sepenuhnya adaptasi, dan perlu penyesuaian terlebih dahulu, tapi setidaknya setelah 200 km pemakaian tetap tak ada perubahan maka bjr memilih untuk mengganti saja.

Semoga bermanfaat

sekadar catatan, review ini tidak bisa di sama rata, mungkin setiap pemakaian di motor lain juga ada kemungkinan terjadi perbedaan (impresi), dan bjr terbuka untuk sharing :)

No comments:

Post a Comment