googlef1d469d5fe68ebf6.html BangJoRu: Verza Dengan New Megapro, Enak Mana ?

Verza Dengan New Megapro, Enak Mana ?




Halo Brosis
Beberapa waktu lalu bjr dapat email dari pembaca blog yang tanya enak mana Verza dengan Megapro, dan selang beberapa waktu kemudian teman bjr menanyakan hal yang sama.
Okelah sebagai owner/ pemakai honda verza selama 2 tahun lebih, dan sempat juga icip2 new megapro (yang karbu) tentu cukup memberi jawaban atau setidaknya garis besar. Terlepas dari pertanyaan “enak mana?” yang sebenarnya cukup ambigu, enak ini enak apanya, hehehe.
Tapi okelah, bjr akan bagi dari dua sisi saja kenyamanan dan peforma, kenapa harus new megapro dengan verza, ya mungkin selain mesinnya sama tapi kok harganya beda ya, tapi bagi bjr keduanya tetap beda.

Kenyamanan
Bicara soal nyaman maka dengan yakin bjr jawab new megapro lebih nyaman di banding honda verza. Ya suspensi monoshock new megapro bisa disetel mulai dari soft sampai hard, dan jika nemu setelan yang pas maka motor akan nyaman sepanjang perjalanan.
Belum lagi poin utama dari kenyamanan new megapro adalah karakter jok yang busanya sedikit lebih tebal dan empuk di bandingkan verza. Untuk ergonomi sendiri new megapro terasa lebih rileks, dan ground clearance yang sedikit lebih rendah (itu kalo nggak mau dibilang ambless, hehehe). 

sumber

Berbeda dengan verza yang bagi bjr amat keras, istilahnya kurang nyaman, meski shock belakang bisa di setel tingkat kekerasannya, tapi toh karakter shock memang keras, belum lagi busa jok yang tifiis menjadi pelengkap siksaan bokong. Ergnomi keduanya juga berbeda, dimana dalam kondisi standar, verza lebih nungging dan lebih tinggi.
Jadi mana yang lebih enak ? newe megapro di buat sendiri maupun boncengan enak (asal nggak overload), verza buat nguli enak mau buat ngangkut semen, karung dijamin nggak bakal ambles, tapi saat sendiri maka waktu pantat untuk kompromi dalam keadaan normal paling 2 jam.

basis mesin sama, karakter beda
Peforma
New Megapro terasa enak di putaran atas menurut bjr, karena ukuran venturi karburator yang besar 28 mm, alhasil putaran atas terus ngisi, top speed ? 120 lebih dikit pun bisa. Tapi tentu ada sedikit yang harus dikorbankan dibandingkan verza di 0-60/70 new lebih enak verza, mungkin faktor bobot new megapro yang lebih berat mempengaruhi.
Verza saat bjr rasakan amat sangat digdaya di kisaran 0 – 60/70 km perjam, tapi amat sangat kedodoran di atas 80km/ jam. Apa sebab ? ternyata thortle body 26 cukup untuk mengebiri verza di putaran atas, top speed, trek puanjang dapet 115 km/jam sudah alhamdulillah.
Last dari dua aspek di atas sudah dapat jawaban kan enak mana ? ya semua ada plus minusnya sih, hehehe
Semoga Bermanfaat
Note , New Megapro yang bjr pernah coba yang Karburator

No comments:

Post a Comment