googlef1d469d5fe68ebf6.html BangJoRu: Kabel Speedometer di Lepas Biar Odometer Rendah

Kabel Speedometer di Lepas Biar Odometer Rendah


kalo rusak betulin, kecuali kalo pas jual jujur pernah putus
Halo Brosis
Jarak tempuh kendaraan khususnya sepeda motor saat ini sebagian besar masih mengandalkan kabel speedometer yang ada di roda depan. Mengandalkan putaran roda yang terhubung dengan gigi atau rotor magnet speedometer di sisi klaher roda depan.
Akan tetapi ada juga yang lebih modern yaitu lewat putara mesin alias langsung menyambung ke mesin, atau yang agak modern yaitu putaran sensor yang ada di as gear depan sepeda motor.
Untuk yang masih konvensional alias mengandalkan kabel speedometer yang manyambung di roda depan mempunyai potensi untuk disalahgunakan.

Ya saat bjr baru minang rondo bekas 2 tahun silam yang odometernya masih grees di angka 2 ribuan km. Saat itu teman bjr tanya “gak di lepas ta kabel speedometer e?” , lalu bjr timpali “buat apa?”  dan jawabnya “biar km nya gak tinggi amat, biar saat dijual seperti motor jarang dipakai”.
Jelas saja bjr tolak salah satu usulan teman bjr tersebut, bukan tanpa alasan memang kabel speedometer sangat penting untuk mengetahui
Kecepatan motor
Jarak tempuh motor
Tripmeter
Patokan ganti oli
99999, apa adanya ora usah akal-akalan
Sudah jelas kan fungsinya amat vital, disamping itu bjr nggak pingin nipu orang toh saat bjr si verza kelak, biar odometer yang berbicara dan jadi saksi seberapa jauh jarak yang bjr tempuh dengan si verza, eitts romantis abisss, hehehe.
Tapi di luar sana masih banyak ternyata mengakali dengan melepas kabel speedometer untuk menunjukkan betapa minimnya/jarangnya motor dipakai, saat dijual pun terkadang juga sebagai embel2 “km rendah mas, jarang dipakai loh”, ah kalau bjr mah ogah, karena itu sama saja dengan MENIPU !.
Mending odometer tinggi tapi kondisi motor prima dan terawat, so masih mau akalin yang beginian, mending pikir lagi dah, Dosa
Semoga Bermanfaat

No comments:

Post a Comment