googlef1d469d5fe68ebf6.html BangJoRu: Motor Langka Di Indonesia

Motor Langka Di Indonesia

Halo Brosis
Di Indonesia yang jumlah kendaraan bermotor khususnya roda dua yang mencapai puluhan juta, ternyata ada beberapa motor yang bisa dibilang jarang seliweran di jalan. Tentu saja karena populasinya yang terbilang sangat minim.
Motor-motor tersebut biasa dikenal sebagai motor “langka”, kalau nggak mau dibilang gagal oleh beberapa tipe. Langkanya motor tersebut dikarenakan berabagai macam faktor mulai dari kemahalan, bentuknya katanya aneh, sampai kalah saing dari kompetitor, atau bahkan masa edarnya yang terbilang singkat.
Empat pabrikan jepang yaitu honda, yamaha, kawasaki, dan suzuki pun ada loh motornya yang terbilang jarang terlihat di jalanan untuk beberapa tipe tertentu, apa saja motor langka di Indonesia, cekidot.

Suzuki Fxr, motor yang sejatinya di dapuk sebagai pengganti dan penerus kejayaan rgr di Indonesia ini nyatanya memang terbilang langka di Indonesia. Padahal fiturnya nggak main2, spidometer full digital, suspensi monoshock, velg cw, swing arm banana,  rem cakram plus yang paling edan powernya yang mencapai 20 hp lebih, untuk 150 cc 4 tak masih rekor menjadi yang paling besar powernya sampai saat ini. Kok langka ?, mahal dan terlalu mewah pada saat itu!.

my style
Suzuki Arashi, usia motor ini cukup singkat 3 tahun (2006-2009), digadang2 mampu bertaji di kelas 125 cc akan tetapi kenyataanya mengenaskan, padahal speknya nggak main2, meski basis mesin sama dengan shogun 125, akan tetapi arashi menggunakan karburator yang sedikit lebih besar serta final gear yang lebih berat. Arashi sendiri kurang laku disinyalir karena lampu begonya, karena para kompetitornya masih menganut lampu utama di stang, pernah lihat arashi di jalan ?. 

cool
Suzuki Rk Cool, bjr sendiri suangat jarang menemui motor ini, ya mungkin masa edarnya yang singkat juga, berengine 2 tak 110 cc, tapi mesinnya tegak plus model ayago menjadikan motor ini seperti bapaknya satria f (mbahnya sprinter). Eits tapi kalau ketemu di jalan jangan di tantang kebutan di jamin kalah, wong enginennya 2 tak jeh, mending di kuntit saja di belakangnya sambil melihat bentuk elok khas ayagonya (itupun kalau bisa nguntit, hehehe). 

serius retro ?
Suzuki Lets, salah satu jeleknya suzuki yaitu terlalu ngikur kompetitor, seperti halnya lets yang menjadi korban kebiadaban scoopy dan fino di segmen matic klasik. Alhasil masa edar lets juga cukup singkat  (kurleb 3 tahun), alhasil motor ini masuk katagori matic langka, sisi minusnya sendiri ada di headlamp depan yang nggak retro blas, serta velg palang 3 yang terlalu terlihat murahan dan terkesan maksa. 

young star atau young death (mati muda)
Suzuki Young Star, sumpah di jalan bjr baru nemu ini motor 3 biji selama masa edarnya yang terbilang singkat (gak sampai 2 tahun), digadang2 menjadi ayago entry level, tapi dengan mesin titan 110cc kopling otomatis dan lampu depan yang kegedean terlihat memang pembeli enggan untuk membeli, emang situ mau beli motor seharga 15 tapi bentuk kayak gitu. 
bety eh betic
Honda Revo AT, desainnya yang sama degan bebek revo absolute menjadikan motor ini nggak terasa kelangkaannya di jalan. Tapi suer revo at suangat jarang terlihat dijalanan, ya bisa dibilang motor korban eksperimen, padahal tampaknya praktis loh, body bebek, mesin matic, tapi sebagian orang tentu pilih pure matic. 

untuk ngak supra xxx
Honda Supra xx/v, seperti halnya revo at begitu juga dengan supra xx dan v, ya bentuknya sama plek dengan gen supra x 100 yang sudah legend. Bedanya supra xx dan v menganut kopling manual maju mundur layaknya honda win, hanya supra v rem depannya tromol sedangkan xx cakram. Tampaknya memang konsumen indonesia enggan membeli motor bebek entry dengan kopling tangan.

kirana, kira-kira nasibnya merana 
Honda Kirana, niatnya sih buat motor paket hemat, dengan menggunakan mesin 125 cc yang sama dengan karisma x, tapi dengan body yang lebih kecil, jok hampir flat macam legenda, belum lagi rem tromol depan belakang, sukses dah untuk konsumen enggan melirik, alhasil motor ini jarang sekali ditemui di jalan. 

legam, eh lexam
Yamaha Lexam, salah satu korban inovasi seperti halnya revo at yang menggunakan mesin bebek, bedanya desain lexam nggak bisa tersamarkan dengan motor sejenisnya, alhasil kalau ketemu lexam di jalan langsung dah pikir ini motor apaan. 

yamaha juga punya ayago lo
Yamaha Tiara, sama halnya dengan rk cool, tiara juga menjadi motor ayago yamaha di awal 2000 an, menggunakan mesin tegak 2 tak 120 cc, motor ini sangat langka di indonesia, kalau nggak pernah ketemu pasti kaget kok yamah punya ayago ya, hehehe. Eh motor ini built up mahal di eranya, jadi nggak heran dah sangat jarang ditemui di jalan. 

byuh, sport fairing asli klasik
Yamaha RZR, suangat jarang sekali di temui di jalanan, kalau ketemu sih pasti sudah telanjang macam rx king atau rxz, padahal rzr adalah motor fairing dengan shock stereo di belakang. Maklum sih masa produksinya Cuma 3 tahun (1989-1991),mesin 133 cc 2 tak yang mampu mengeluarkan tenaga sampai 20ps, tapi transmisi sudah menganut 6 speed sama seperti rxz. 

ypvs, nguiiik
Yamaha tzm 150, berbeda dengan nsr yang masih lumayan banyak di jalan, tzm 150 pun kebalikannya, tercatat sumur-umur bjr baru ngelihat ini motor 3 kali. Dipasarkan di waktu yang nggak tepat yaitu saat krisis 1998, belum lagi motor ini di datangkan langsung dari Malaysia yang membuat harganya mahal, padahal secara teknologi nggak kalah dengan nsr atau ninja. 

rondonya mungkin value dan menggoda
Kawasaki Zone 125, pernah lihat motor geng ijo ini di jalan, pantas kalau jarang wong kawasaki tampak ogah-ogahan kalau jual bebek, hehehe. Zone 125 sebenarnya bukan motor yang jelek powernya paling gede di cc 125 (kopling otomatis), bagasi besar, body sporty, velg futuristik, paling ringan dan harga yang paling murah saat itu dibanding shogun 125 dan supra x 125. 

Last, motor langka bukanlah motor gagal secara keseluruhan, hanya saja bisa karena desain yang terlalu revolusioner, fitur yang terlalu inferior, bisa juga pricing yang nggak pas, atau image pabrikan yang nggak seberapa bagus di beberapa segmen. Sederhananya yang jual kurang pas mengemas produk yang dijualnya, so pernah nggak motor-motor di atas, atau ada yang mau menambahkan.


No comments:

Post a Comment