googlef1d469d5fe68ebf6.html BangJoRu: Motor CRT & Prototype Tetap Masa Depan MotoGP

Motor CRT & Prototype Tetap Masa Depan MotoGP


Krisis Ekonomi yang melanda ekonomi dunia memang berdampak luas,tidak terkecuali juga gelaran Balapan moto GP.Moto GP yang telah diadakan sejak tahun 1960 memang menjadi tontonan nomer 1 gelaran balap roda dua,tentunya di belakangnya setia WSBK yang setia menguntit di belakangnya.


Moto GP Krisis Peserta
Memang tidak semua kelas mengalami krisis Peserta,di moto 3 dan moto 2 jumlah grip pembalap yang terisi dilintasan kurang lebih 30 an pembalap.Akan tetapi di kelas para raja yaitu Moto GP hanya 24 pembalap,jumlah tersebut sudah termasuk pembalap dari tim CRT yang berjumlah 8 pembalap.Valentino Rossi yang menjadi legenda hidup moto GP beberapa waktu lalu berkata bahwa diperlukan minimal 25 pembalap untuk membuat Moto GP Kompetiti.


Kan tinggal 1 jadi 25 kan !?
Bukan itu masalahnya,diperlukan regulasi yang bersahabat bagi tim baru yang akan berlaga di moto GP dan CRT adalah salah satu solusinya.Dorna memang telah memberlakukan regulasi yang bersahabat bagi tim-tim CRT antara lain kebebasan menggunakan mesin (menggunakan mesin motor Superbike),lalu jumlah mesin yang boleh digunakan dalam semusimnya lebih banyak dari tim satelit maupun tim pabrikan yang hanya 6,dan tangki bahan bakar yang memuat lebih banyak termasuk salah satunya.


Motor CRT Di TENTANG !
Indikasi terkuat pensiunnya Stoner dari moto GP salah satunya adalah kebijakan Dorna yang tidak ia terima,dimana yang paling ia tentang adalah pembatasan RPM motor Prototype menjadi hanya 14 ribuan RPM.Stoner juga pernah berujar bahwa CRT bukanlah solusi dari kurangnya grit pembalap di Moto GP.Setiap Orang memang berhak berbeda pendapat termasuk juga juara Dunia 2 kali tersebut akan tetapi jika mempertahankan keangkuhan Beberapa orang semata semuanya bisa Buyaar !.


Motor Tim CRT dan Prototype Tetap Masa Depan Moto GP
Lain lagi tanggapan yang diberikan oleh the Doctor,dimana juara dunia 9 kali ini menerima regulasi yang dikeluarkan oleh Dorna tentang Tim dan motor CRT.Hal yang masuk diakal untuk moto GP kedepannya adalah Tetap motor tim pabrikan Satelit maupun CRT dapat bersaing di balapan meskipun itu berat akan tetapi mengurangi GAP antara tim pabrikan dan CRT adalah salah satu solusinya dimana antara lain pembatasan RPM mesin adalah salah satunya.

 Biaya yang mahal adalah salah satu masalah dalam moto GP dari dulu dimana untuk pengembangan motor Prototype saja diperlukan puluhan juta dolar.Untuk itulah Dorna memberlakukan efisiensi dalam moto GP dimana entah mulai tahun depan atau tahun depannya lagi setiap tim Factory tidak boleh melebihi 15 juta Euro untuk anggaran tim nya (tidak termasuk kontrak pembalap) cmiiw.


Tentunya itu semua memang masih berpotensi berubah "JIKA" saja kondisi perekonomian Dunia berubah membaik,bukan tidak mungkin pulihnya ekonomi Dunia kelak juga akan membuat Peraturan Dorna ini berubah drastis.


No comments:

Post a comment