googlef1d469d5fe68ebf6.html BangJoRu: Moto GP 2012 : Tim CRT membutuhkan sebuah Miracle

Moto GP 2012 : Tim CRT membutuhkan sebuah Miracle



Bicara tentang Motor CRT tentu belum banyak orang yang tahu ini motor jenis apa dan dari pabrikan mana?.Memang hal itu lumrah karena memang motor Jenis ini masih terbilang baru digunakan dimusim ini,Musim 2012 dimana Moto GP memasuki era baru dengan mesin yang lebih bersahabat yaitu 1000cc.Claiming Rule Tim adalah kepanjangan dari CRT atau bila disimpelkan kembali adalah Motor yang menggunakan Sasis Prototype yang dikawinkan dengan Mesin Superbike.

CRT memang disiapkan oleh "Dorna" (penyelenggara Moto Gp) untuk mengisi Grip motor di moto Gp dan tentunya Anggaran Tim ini lebih Kecil dibandingkan Tim Satelit Sekalipun.Karena dengan menggunakan Mesin Superbike yang diproduksi masal biaya untuk membangun sebuah motor akan lebih murah mungkin hanya biaya pembuatan Sasis Prototype saja yang menguras kantong.Bila ada yang bertanya berapa selisihnya  Biaya Tim CRT dengan tim Satelit ?  Bisa mencapai 5 kali lipat lebih !,bila dengan tim pabrikan 10 kali lipat Lebih !!!.

Line Up Pembalap CRT :
Colin Edwards  - NGM Forward
Randy De Puniet - Aspar
Ivan Silva - Avantia Racing
Danillo Petrucci - Ioda racing
Michael Pirro - Gresini CRT


Dari nama-nama diatas tentunya orang masih mengenal dua riders yang ada diatas.Memang hanya Colin Edwards dan Randy De Puniet lah yang familiar di telinga pecinta Moto GP.Sisanya adalah pembalap yang bisa dibilang baru,macam Ivan Silva yang dulu pernah menjadi tester Tim Ducati,Danillo Petrucci yang pernah berlaga Di WSBK bersama kompatriot senegaranya Michael Pirro.


Tentu tidak banyak yang bisa diharapkan dengan pembalap dari tim CRT ini mungkin hanya sebagai pengisi kekosongan grip di moto GP yang jumlahnya terus turun.Dengan Mesin yang sudah bisa dikatakan kalah telak dibandingkan mesin prototype macam motor M1,GP12,dan tentunya si LIAR RC213V CRT tim hanya bisa berharap pada modifikasi sasis dan Skill pembalapnya,

Finis 10 Besar Realisitss
Dengan kondisi seperti itu finis 10 besar adalah sesuatu hal yang realistis bagi tim CRT ,karena berkaca dari test pramusim pembalap tercepat dari Tim CRT maih lebih lebih lambat 2 detik lebih dibanding pembalap tercepat.

Pembatasan RPM mesin mungkin Masuk Akal
Dorna pernah merencanakan pembatasan RPM bagi motor Prototype sampai 14ribuan RPM,peraturan yang masih berupa WACANA ini pun buru-buru  ditolak mentah-mentah oleh tim-tim pabrikan maupun satelit.Menurut mereka Moto GP tak akan lebih menarik dengan raungan mesin dibawah 18 ribu,bahkan Aussie Boys berencana akan hengkang ataupun pensiun jika RPM motor Prototype di batasi.Dengan kondisi seperti ini tidak ada kata lain selain pasrah bagi Tim CRT dengan putaran mesin yang "Tidak Sampai" 18 Ribu akan membuatnya "Setia" diasapi oleh tim Pabrikan Atau bahkan Satelit Sekalipun,meskipun dengan penggunaan mesin yang tidak dibatasi seperti tim pabrikan atau satelit sekalipun  (Tim pabrikan & satelit dibatasi 6 mesin semusim) tentunya masih menjadi hal yang Sia-Sia.

Mesin Superbike pun tak Cukup !!

Bahkan dengan mesin yang memiliki PTWR (Power To Weight Ratio) terbaik yang dimiliki BMW pada S1000R nya pun dirasa belum akan "BISA" menyaingi Mesin Prototype Moto Gp meskipun kapasitasnya sama 1000cc namun mesin Prototype memiliki power yang masih terbilang "GILA" dibandingkan dengan mesin Superbike.

Satu hal yang bisa dilihat dari pagelaran moto GP adalah kesenjangan yang terlalu jauh antara Tim pabrikan dengan Satelit APALAGI CRT ! JaUhhhhhhhh!,Naik Podium dengan Tim satelit saja sulitnya minta ampun,sejauh ini hanya dua tim satelit yang bisa naik podium secara konsisten di tiap musimnya yaitu Gresini honda dengan Alm Marco Simonceli dan Yamaha Tech 3 dengan Colin Edwards (2 tahun terakhir).Berkaca dari fakta tersbut tentunya Tim CRT butuh Sebuah "Keajaiban".

Sumber gambar : Google

No comments:

Post a Comment