googlef1d469d5fe68ebf6.html BangJoRu

Review Spark Racing, Worth it Meski Agak Repot



Halo Brosis

Sebenarnya saya tidak suka dengan pemakaian aditif tambahan untuk bahan bakar kendaraan selama ini. Hal tersebut tentu saya rasa cukup dengan memakai bahan bakar yang saya pakai selama ini yaitu pertalite di kendaraan harian.

Namun, akhir-akhir ini rasanya saya perlu untuk mencoba menggunakan aditif bahan bakar hal itu karena peforma kendaraan yang dirasa kurang nendang belakangan, meski saya sudah menggunakan oli yang cukup mumpuni di verza yang saya gunakan untuk harian. Ingin sebenarnya menggunakan pertamax, namun pengalaman di motor saya setahun lalu pernah mengalami fuel dilution terlebih bahan bakar pertamina yang amat tidak ramah soal zat pewarna.


Sebenarnya di 3 bulan terakhir ini saya mendapat 3 aditif bahan bakar yang berbeda ada octane booster dari lucas yang saya beli bersama dengan pelumasnya, lalu ada eco racing yang booming akhir-akhir ini karena menggunakan model pemasaran mlm saya pun mendapat 10 butir gratis hasil diberi 3 teman yang berbeda untuk tester, hehehe. Terakhir ada Spark Racing yang sebelumnya saya tahu dari grup ldic yang memang hamper sebagian besar oleh penggunanya memberikan hasil yang positif dari pemakaiannya.

Filter Udara Aspira, Lebih Murah Kualitas Genuine




Halo Brosis

Pada sektor perawatan kendaraan khususnya verza tunggangan keseharian saya filter udara adalah yang patut mendapat perhatian, karena bisa dibilang nyawa untuk motor tetap dalam kondisi sehat adalah filter udara yang mumpuni dalam menyaring udara sebelum memasuki ruang bakar.

Di Honda verza, saya sudah melalukan beberapa kali pergantian filter udara tercatat setiap 8 bulan saya mengganti filter udara verza yang menggunakan model kertas. Model kertas pada filter udara diyakini sebagai model filter yang paling mampu menyaring udara paling bersih dibanding filter udara busa.
Bukan filter udara model busa tidak bagus, namun untuk perawatan alias free maintenance filter udara model kertas lebih bebas perawatan, namun kelemahannya sudah pasti hanya sekali pakai alias tidak bisa (dianjurkan) untuk di cuci.

Tentu saja hal itu amat memberatkan bagi sebagian orang, khususnya yang berbudget cekak, mau di modif model busa seperti yang pernah saya lakukan tentu ada plus minus, plus lebih murah, minus harus rajin membersihkan dan tentu rasa tidak sama, ada rasa ompong saat menarik thortle gas.

Akankah Semua Matic Hijrah ke Roda 12 inch ? Nanti Dulu


Halo Brosis

Sudah lama motor matic yang beredar di Indonesia kebanyakan menggunakan kaki-kaki dengan diameter roda 14 inch, tentu saja tidak hanya 14 inch , ada juga lingkar yang lebih besar seperti 16 inch meski saat ini sudah tidak ada lagi, tercatat hanya piagio liberty , suzuki skywave, dan suzuki hayate yang menggunakan lingkar roda terbesar untuk matic mainstream.

Lalu ada yang menggunakan lingkar roda kombinasi depan-belakang berbeda seperti Xmax dimana depan 15 inch dan belakang 14 inch. Yang lebih kecil ? ada yamaha nmax dengan lingkar roda 13 inch.


Lingkar kaki 12 ada juga di motor piagio yang sebenarnya segmented sebagai motor matic semi premium, baru honda dengan new Scoopy LED di 2017 lalu kembali booming roda 12 inch lalu, yang fresh ada yamaha freego dengan diameter yang sama 12 inch.

Naked Bike Cc Kecil Eksotis Sulit Laris Di Indonesia, Wajar Ini Penyebabnya



Halo Brosis

Di tengah jenuhnya pasar motor sport, 2016 lalu yamaha berani melahirkan Xabre yang saat itu memang digadang-gadang mengisi kelas nakedbike premium di kelas 150cc, dibanderol 30 jutaan yang bisa dikatakan sebagai naked bike 150cc termahal di Indonesia.

Hal itu wajar mengingat seabrek tampilan perlentenya juga dibekali piranti yang tidak biasa untuk kelasnya. Swingarm aluminium, Suspensi Depan USD, dan desain yang bukan termasuk katagori biasa, setelah kurang dari 3 tahun kiprahnya dilanjutkan oleh MT15 yang masih anget diluncurkan awal tahun lalu.


Namun, meski di awal peluncurannya xabre sampai sekarang angka penjualannya tidaklah tinggi, pantas saja honda yang di Thailand adem ayem dengan cb150exmotion-nya tidak gegabah nyemplung di segmen ini.

Honda Blade & Supra X Helm In Pantas Pensiun




Halo Brosis
Selaku-lakunya motor honda di Indonesia, pasti ada saja yang “kurang” laku, ya memang begitulah adanya meski berstatus sebagai king market di Indonesia memang tidak lantas membuat semua produk yang dijual ahm moncer dari segi penjualan.

Tentu ada beberapa yang kini telah pudar atau bahkan memang sedari awal penjualannya cenderung stagnan bahkan cenderung turun. Itulah mengapa akhir Januari lalu akhirnya secara resmi AHM mempensiunkan dua motor bebek nya yaitu Blade dan Supra X helm in, dua motor yang sebenarnya memang tidak begitu mengembirakan dari segi penjualan.


Di samping tentu segmen bebek sedang berada pada titik nadir tentu saja karena akibat kepraktisan matic zaman now, namun bebek honda bukan tidak laku loh, setidaknya supra x 125 dan revo saat ini masih laku ribuan unit tiap bulannya.